Sidoarjopost.com – Tim SAR gabungan menemukan balita berusia 1,5 tahun yang sebelumnya hilang. Balita tersebut diduga tenggelam di Sungai Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
Setelah dilakukan pencarian selama lima hari, tim menemukan balita itu dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 10.30 WIB.
Lokasi penemuan berada di aliran sungai wilayah Kalikajang, Desa Plumbon, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Minggu (12/4/2026).
Komandan Tim Rescue Basarnas Surabaya, Candra Kristyawan, mengatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian selama lima hari hingga akhirnya menemukan balita tersebut.
“Jarak penemuan balita dari titik dugaan lokasi awal kejadian sejauh 13 kilometer,” kata Candra.
Selanjutnya, Candra mengatakan tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian setelah menerima laporan pertama pada Rabu (8/4/2026).
Peristiwa itu bermula saat orang tua korban melaporkan balita tersebut hilang di sekitar rumah yang letaknya tidak jauh dari aliran sungai.
Kemudian, saat melakukan pencarian awal, orang tua korban kaget melihat satu sandal milik balita mengapung di permukaan sungai tidak jauh dari rumah ketika hujan mengguyur wilayah tersebut.
“Dari laporan yang kami terima, balita hilang. Saat keluarga melakukan pencarian, mereka menemukan satu sandal milik balita terapung di sungai saat hujan,” ujar Candra.
Pencarian Hari Ke-3, Tim SAR Hadapi Sampah dan Eceng Gondok
Candra Kristyawan menyebut selama operasi pencarian, tim SAR gabungan membagi personel menjadi Search and Rescue Unit (SRU) darat dan SRU air.
Tim mengerahkan enam SRU air untuk menyusuri aliran sungai dengan jangkauan pencarian sekitar enam kilometer dari titik awal dugaan korban tenggelam.
Sementara itu, SRU darat menyisir bantaran sungai mulai lokasi penemuan sandal balita hingga kawasan Jembatan Penatar Sewu dengan jarak sekitar 2,7 kilometer.
Pada hari ketiga pencarian, Jumat (10/4/2026), tim menghadapi kendala berupa banyaknya sampah dan tanaman eceng gondok yang menutupi permukaan sungai.
Kondisi itu menghambat proses penyisiran. Jarak pandang petugas di lapangan juga berkurang.
“Sampah dan eceng gondok menjadi hambatan saat pencarian. Ada kemungkinan korban tersangkut di eceng gondok,” kata dia.
Pencarian Hari Ke 5 Tim SAR Temukan Balita di Wilayah Perairan Porong
Setelah melakukan pencarian selama lima hari, tim berhasil menemukan balita yang tenggelam dalam kondisi meninggal di aliran sungai wilayah Kalikajang, Desa Plumbon, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Minggu (12/4/2026).
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah balita dan membawa korban ke RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo.
Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariono, mengatakan seluruh unsur gabungan bekerja keras dalam operasi pencarian tersebut.
“Sejak laporan diterima, tim langsung bergerak cepat. Kami membagi beberapa regu untuk menyisir titik rawan di sepanjang sungai,” ujar Sabino.
Ia menambahkan arus sungai cukup deras dan berbagai hambatan di aliran sungai menjadi tantangan selama pencarian. Namun, koordinasi antarinstansi membantu mempercepat proses pencarian.
Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin Kompol Anggono Jaya mengatakan polisi mengamankan proses evakuasi dan ikut membantu pencarian sejak awal kejadian.
“Kami bersama tim gabungan mengamankan lokasi dan membantu proses pencarian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada,” kata Anggono.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan mengapresiasi koordinasi lintas instansi.
“Semoga keluarga diberikan ketabahan atas kejadian ini. Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat,” ujarnya.
Unsur yang terlibat meliputi Basarnas Surabaya, BPBD Sidoarjo, BPBD Provinsi Jawa Timur, Koramil Tanggulangin, Polsek Tanggulangin, perangkat desa, relawan, serta masyarakat setempat.
Red-sda-post