SIDOARJO, Sidoarjopost.com– Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo menghadirkan kejutan dari Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo. Nur Chusnan, seorang tukang jahit rumahan yang juga bertugas sebagai modin desa, berhasil mengalahkan petahana H. Mahmudi Riyanto dalam perebutan kursi Kepala Desa periode 2026–2034.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 Nur Chusnan meraih 2.173 suara. Sementara petahana H. M. Mahmudi Riyanto memperoleh 1.625 suara. Panitia juga mencatat 55 suara tidak sah. Dengan hasil itu, Nur Chusnan unggul dengan selisih 548 suara.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Lebo, H. Mohammad Misdi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung aman dan lancar.
“Alhamdulillah seluruh proses Pilkades di Desa Lebo berjalan tertib, aman, dan kondusif sampai penghitungan selesai,” ujar Mohammad Misdi.
Kemenangan Nur Chusnan menarik perhatian warga karena dia bukan berasal dari kalangan pengusaha maupun tokoh politik besar yang berpengaruh. Warga mengenalnya sebagai penjahit rumahan sekaligus modin di Desa Lebo.
Pada periode pemerintahan sebelumnya, Nur Chusnan menjabat sebagai modin atau Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat. Dia membantu warga mengurus administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), mengoordinasikan kegiatan keagamaan, serta menangani berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
“Selain menjadi modin, saya juga bekerja sebagai tukang jahit rumahan. Saya sering meninggalkan pekerjaan menjahit ketika harus membantu warga sebagai modin. Bagi saya, melayani masyarakat adalah kewajiban,” tutur Nur Chusnan saat ditemui awak media Sidoarjopst.com di rumahnya Desa Lebo, Minggu (24/5/2026) sore.
Pilkades di Desa Lebo berlangsung kondusif setelah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerapkan sistem pembagian Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Panitia mencatat 4.467 daftar pemilih tetap (DPT) dengan partisipasi 3.839 pemilih, yang dibagi ke dalam sembilan TPS. Strategi ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan massa serta meminimalkan potensi gesekan antarpendukung.
Pilkades Serentak 2026 Desa Lebo Sidoarjo: Suasana Haru dan Harapan Usai Kemenangan Nur Chusnan
Suasana haru terlihat di rumah Nur Chusnan setelah hasil penghitungan suara menunjukkan kemenangannya. Warga datang memberikan ucapan selamat sambil membawa makanan, minuman, dan sembako untuk syukuran sederhana.
“Saya dan istri sangat terharu atas kemenangan ini, semua berkat dukungan warga yang membuat saya berani maju,” ungkapnya.
Nur Chusnan mengatakan pencalonannya berawal dari dorongan masyarakat yang menginginkan perubahan pelayanan pemerintahan agar lebih terbuka dan dekat dengan warga.
Ia menegaskan akan melanjutkan program pemerintahan sebelumnya yang dinilai sudah baik. Ia juga berkomitmen memperbaiki program yang masih belum sesuai dengan kebutuhan dan keluhan masyarakat melalui musyawarah bersama.
“Pemimpin sebelumnya tetap harus dihormati. Program yang baik akan kami lanjutkan, sedangkan yang masih kurang akan kami perbaiki sesuai kebutuhan warga,” jelasnya.
Selain itu, Nur Chusnan berencana memperkuat pembangunan infrastruktur serta menerapkan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Anggaran desa harus transparan. Warga harus tahu uang desa dipakai untuk apa dan manfaatnya harus kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Warga Desa Lebo, Rizky, menilai kemenangan Nur Chusnan menunjukkan masyarakat menginginkan pemimpin yang dekat dengan warga.
“Beliau sederhana dan memang dekat dengan masyarakat sejak menjadi modin. Banyak warga percaya karena beliau sering membantu tanpa membeda-bedakan,” kata Rizky.
Setelah Pilkades, Nur Chusnan mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu tanpa membedakan pilihan politik.
“Sekarang tidak ada lagi nomor satu atau nomor dua. Semua adalah warga Desa Lebo. Mari kembali bersatu, hidup rukun, dan bersama-sama membangun desa agar lebih maju,” tandasnya.
Ia juga berharap pemerintahan ke depan berjalan lebih terbuka, cepat melayani, dan benar-benar hadir untuk kebutuhan masyarakat.
“Ini amanah besar dari warga. Saya ingin Desa Lebo lebih maju, pelayanan lebih cepat, serta pemerintahan yang bersih dan transparan,” pungkasnya.
Red-sda-post