Sidoarjopost.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan dalam operasi SAR bangunan runtuh di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, yang terjadi pada 29 September 2025.
Kepala Basarnas Surabaya Nanang Sigit P.H. menyerahkan penghargaan itu kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo, Subandi, menerima penghargaan itu secara langsung di Pendopo Delta Wibawa, Senin (16/3/2026).
Subandi menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menilai penghargaan itu menunjukkan kuatnya kerja sama berbagai pihak, khususnya Basarnas, saat menangani musibah runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama, bantuan, dan kebersamaan dalam menolong korban. Tanpa dukungan dan koordinasi yang baik, penanganan musibah ini tidak akan berjalan cepat,” kata Subandi.
Ia menambahkan, banjir di wilayah timur Sidoarjo masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani. Pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah penanganan, salah satunya membangun rumah pompa di sejumlah titik rawan banjir.
Subandi juga menilai peran Basarnas tetap penting jika hujan deras maupun air pasang kembali memicu banjir di wilayah tersebut. Menurut dia, tim Basarnas dapat membantu proses evakuasi warga terdampak.
“Jika sewaktu-waktu banjir akibat hujan atau air pasang terjadi, kami mungkin kembali membutuhkan bantuan Basarnas, misalnya untuk mengevakuasi warga terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Nanang Sigit mengatakan kunjungannya ke Kabupaten Sidoarjo tidak hanya untuk menyerahkan penghargaan, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah.
Nanang juga mengapresiasi kerja sama yang terbangun ketika tim gabungan menangani korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran.
“Kerja sama yang kuat dari Pemkab Sidoarjo sangat membantu proses penanganan di lapangan sehingga operasi berjalan lebih cepat dan efektif,” pungkasnya.
Red-sda-post