Bupati Subandi Sidak Proyek Betonisasi Jalan Bluru Kidul, Target Selesai Desember 2026

Sidoarjopost.com -Bupati Sidoarjo Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek betonisasi Jalan Raya Bluru Kidul (Lingkar Timur)-Sidoklumpuk, Senin (13/7/2026). Sidak itu memastikan proyek betonisasi tersebut berjalan sesuai jadwal dan rampung pada 5 Desember 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) mendampingi Subandi saat meninjau proyek tersebut.

Subandi mengatakan Jalan Raya Bluru Kidul menjadi salah satu prioritas pembangunan tahun ini karena kawasan tersebut selalu tergenang saat musim hujan. Kondisi itu menghambat mobilitas warga, termasuk akses menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo.

“Jalan Bluru Kidul kami prioritaskan karena setiap musim hujan selalu tergenang. Akses masyarakat menuju pusat pelayanan publik ikut terganggu sehingga penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi,” kata Subandi.

Pemkab Sidoarjo mengalihkan sebagian anggaran penanganan jalan di Kecamatan Sedati untuk mempercepat pembangunan Jalan Raya Bluru Kidul. Langkah itu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan titik banjir di kawasan tersebut.

Menurut Subandi, Pemkab Sidoarjo tidak hanya membeton dan meninggikan badan jalan. Pemerintah juga membenahi sistem drainase makro agar aliran air mengalir lancar hingga saluran pembuangan akhir di sungai.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo menyusun Detail Engineering Design (DED) sistem drainase dan mengkaji pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir rob.

“Meninggikan jalan saja tidak cukup. Kami harus menghubungkan drainase dengan saluran pembuangan akhir di sungai agar aliran air tetap lancar. Kami juga mengkaji pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir rob,” tegasnya.

Proyek betonisasi Jalan Raya Bluru Kidul (Lingkar Timur)-Sidoklumpuk memiliki panjang 1.661 meter. Jalan tersebut menggunakan perkerasan beton (rigid pavement) selebar 6 meter dengan ketebalan 20 sentimeter. Selanjutnya, jalan tersebut akan diperlebar menjadi 11 meter, meliputi badan jalan, bahu jalan, dan trotoar di kedua sisi.

Proyek Betonisasi Jalan Bluru Kidul Percepat Penataan Kawasan

Selain membangun jalan, Pemkab Sidoarjo akan mengembalikan fungsi badan dan bahu Jalan Raya Bluru Kidul sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan.

Subandi mengatakan Pemkab Sidoarjo akan mendata bangunan yang melanggar ruang milik jalan (Rumija) secara humanis melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga pengurus RT/RW setempat.

“Kami data dulu secara humanis dengan melibatkan pemerintah desa. Penataan ini dilakukan agar fungsi jalan kembali optimal, namun hak-hak masyarakat juga tetap kami perhatikan,” kata Subandi.

Pemkab Sidoarjo memulai proyek betonisasi pada 29 Juni 2026 dan menargetkan pekerjaan selesai pada 5 Desember 2026. Subandi optimis kontraktor dapat menyelesaikan proyek tepat waktu apabila cuaca mendukung dan seluruh spesifikasi teknis dipenuhi.

Ia juga meminta kontraktor memprioritaskan pekerja asal Sidoarjo selama proyek berlangsung.

“Kontraktor harus profesional dan wajib memprioritaskan pekerja asal Sidoarjo. Pembangunan yang menggunakan APBD tidak hanya harus menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

 

Red-Achmad