Sidoarjopost.com – Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) akan menggelar Ruwatan Massal dan Jamasan Pusaka di DEKESDA Art Center, Jalan Erlangga Nomor 67, Sidoarjo, pada Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya melestarikan tradisi Jawa sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Rangkaian acara akan diawali dengan kirab budaya, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Wayang Ruwat Murwakala oleh Dalang Ki Toro, prosesi jamasan pusaka bersama Ki Iwan, ruwatan massal, hingga doa bersama.
Masyarakat Jawa memaknai ruwatan sebagai ikhtiar penyucian diri sekaligus refleksi kehidupan. Sementara itu, jamasan pusaka menjadi simbol penghormatan terhadap warisan leluhur melalui tradisi membersihkan benda-benda pusaka.
Melalui kegiatan tersebut, Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) mengajak masyarakat mengenal, melestarikan, dan mewariskan kedua tradisi tersebut kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Caroline Selly, founder De Palette Indonesia sekaligus penggemar seni dan budaya asal Sidoarjo, mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Menurut dia, kegiatan itu menjadi ruang edukasi budaya. Kegiatan itu juga menjadi upaya memperkenalkan kembali tradisi Jawa kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan budaya Jawa lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Ruwatan dan jamasan pusaka bukan sekadar tradisi. Keduanya juga mengandung nilai introspeksi, doa, kebersamaan, serta penghormatan terhadap warisan leluhur,” kata Caroline.
Menurut Caroline, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan begitu, tradisi warisan leluhur dapat terus hidup di tengah perkembangan zaman.
“Mari bersama-sama merawat budaya Jawa agar tetap hidup, dikenal, dan menjadi kebanggaan generasi mendatang,” tutup Caroline.
Panitia akan memulai kegiatan pada pukul 08.00 WIB. Masyarakat dapat mengikuti maupun menyaksikan seluruh rangkaian prosesi budaya tersebut secara gratis.
Red-sda-post