Pemkab Sidoarjo Naikkan Kuota Beasiswa Jadi 4.000 Pada Harjasda ke-167

Sidoarjopost.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 sebagai momentum penguatan komitmen pembangunan daerah, salah satunya melalui peningkatan Program Beasiswa Kabupaten Sidoarjo bagi generasi muda.

Peningkatan kuota beasiswa tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus upaya meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan. Program tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Bupati Subandi menilai usia sidoarjo yang lebih dari satu setengah abad sebagai refleksi perjalanan panjang daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta kualitas kehidupan masyarakat.

“Peringatan Hari Jadi ke-167 bukan sekedar agenda seremonial. Momentum ini menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Subandi, Rabu (4/2/2026).

Sejalan dengan visi pembangunan daerah, Pemkab Sidoarjo menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama. Program Beasiswa Kabupaten Sidoarjo pun masuk dalam 14 Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

“Pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang. Melalui program beasiswa ini, kami memastikan generasi muda Sidoarjo memperoleh akses pendidikan yang adil dan berkualitas,” tegas Subandi.

Pada tahun 2025, Pemkab Sidoarjo menyalurkan beasiswa pendidikan tinggi kepada 2.010 penerima manfaat dari kategori kurang mampu, prestasi akademik dan nonakademik, serta jalur prestasi keagamaan.

Pada tahun 2026, cakupan program diperluas dengan menambahkan Beasiswa Anak Yatim untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, baik negeri maupun swasta. Total kuota penerima manfaat meningkat signifikan menjadi 4.000 penerima.

Khusus Beasiswa Anak Yatim, proses pendaftaran dilakukan melalui admin sekolah masing-masing, sehingga tidak dapat diajukan secara mandiri oleh peserta didik. Hal ini dilakukan untuk memastikan validitas data dan ketepatan sasaran penerima bantuan.

Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring dan transparan melalui laman resmi    beasiswa.sidoarjokab.go.id,dan dibuka mulai 1 Februari hingga 28 Februari 2026.

Persyaratan utama pendaftaran adalah berstatus sebagai penduduk Kabupaten Sidoarjo, yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Sidoarjo.

Program tersebut dikelola secara kolaboratif oleh lintas Organisasi Perangkat Daerah ( OPD). Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik)

Kategori Beasiswa Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 meliputi :

Beasiswa Perguruan Tinggi Kurang Mampu dikelola Dinas Sosial (Dinsos)

Beasiswa Perguruan Tinggi Jalur Prestasi Keagamaan dikelola Setda (Sekretariat Daerah), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra)

Beasiswa Perguruan Tinggi Prestasi Akademik dan non-akademik dikelola Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar)

Beasiswa Anak Yatim jenjang SD, SMP, dan SMA dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik)

Program ini merupakan bagian dari upaya serius Pemkab Sidoarjo dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing. Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan tanpa intervensi.

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan dapat diakses oleh siapa pun, tidak hanya mereka yang berprestasi, tetapi juga mereka yang menghadapi kendala ekonomi. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa intervensi,” tegas Subandi.

Program beasiswa ini tidak sekedar menjadi bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Sidoarjo yang unggul.

 

red-sda-post