Bupati Subandi Bantah Dugaan Investasi Rp.28 M. Siap Lapor Balik

Sidoarjopost.com – Bupati Sidoarjo, Subandi, menyatakan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan balik pihak yang menuding dirinya terlibat dugaan investasi Rp 28 miliar.

Bupati Subandi menilai tudingan itu tidak berdasar dan merusak nama baiknya. Ia menyatakan hal itu saat memberi klarifikasi di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).

Ia menegaskan dana tersebut merupakan anggaran Pilkada 2024 yang ia jalani bersama Mimik Idayana, bukan dana investasi.

Subandi menjelaskan bahwa Haji Mulyono mengelola anggaran Pilkada sejak awal. Ia mengatakan RM berkomunikasi langsung dengan H. Mulyono terkait pengelolaan dana tersebut.

Subandi dan Mimik Idayana menanggung biaya Pilkada secara bersama dengan pembagian masing-masing 50 persen.

Subandi menyatakan dirinya meminta H. Mulyono mengelola anggaran Pilkada tersebut atas sepengetahuan RM. Ia mengambil langkah itu karena RM dan anggota keluarganya pernah mengikuti sejumlah kontestasi politik.

“Pak RM maju DPR RI, Bu Mimik maju DPRD Provinsi, anaknya maju DPR Kabupaten, dan keponakannya sempat maju DPR Kabupaten meski akhirnya tidak jadi. Karena itu saya meminta Pak Mulyono mengelola anggaran Pilkada,” ujar Subandi.

Subandi mengaku hadir di Bareskrim Polri untuk menjelaskan seluruh kronologi dugaan investasi Rp 28 miliar itu tidak sesuai fakta.

“Saya hadir di Bareskrim Polri dan menjelaskan semuanya apa adanya. Dana itu di transfer melalui PT Jaya Makmur Rafi Mandiri. Pada 2021 saya sudah tidak menjabat sebagai direktur. Jika dana itu untuk investasi, tentu ada perjanjian dan bukti transaksi yang jelas,” tegas Subandi.

Subandi menilai pihak pelapor sengaja mengubah narasi dana Pilkada seolah-olah sebagai investasi. Atas dasar itu, ia memutuskan mengambil langkah hukum untuk menjaga nama baiknya.

“Saya akan melaporkan balik atas pencemaran nama baik saya sebagai bupati. Jika ingin mencalonkan bupati, jangan menggunakan cara seperti ini. Istrinya sudah menjadi Wakil Bupati, tetapi justru melaporkan bupati. Kondisi seperti ini bisa memicu kegaduhan di Sidoarjo,” katanya.

Subandi juga menyebut secara terbuka pihak yang mengajukan laporan terhadap dirinya. Ia menyatakan RM bersama rekan-rekannya mengajukan laporan tersebut.

“Semestinya suami Wakil Bupati Sidoarjo memberi contoh yang baik, bukan justru memunculkan kegaduhan,” pungkas Subandi.

 

red-sda-post