Sidoarjopost.com -Pembangunan Alun-Alun Sidoarjo mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan.
Proyek revitalisasi yang dikerjakan oleh PT Anugrah Indah Permai ini menelan anggaran sebesar Rp 24,6 miliar dengan masa pengerjaan 210 hari dan seharusnya rampung pada 15 Desember 2025
Namun, hingga pertengahan Desember 2025, proyek tersebut belum rampung. Pemkab Sidoarjo kemudian memperpanjang waktu pelaksanaan hingga 26 Desember 2025.
Selama masa perpanjangan tersebut, kontraktor wajib membayar denda keterlambatan sebesar Rp 25 juta per hari.
Dengan demikian, total denda diperkirakan mencapai Rp 250 juta apabila kontraktor belum menyelesaikan pekerjaan.
Sementara itu, berdasarkan laporan per Selasa (16/12/2025), progres pembangunan Alun-Alun Sidoarjo mencapai 90,01 persen. Capaian ini menunjukkan deviasi sebesar 9,98 persen dari rencana awal.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Subandi memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek. Ia menilai pemaparan perencanaan kontraktor tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Menurut Subandi, ketidaksesuaian tersebut tidak dapat ditoleransi, mengingat proyek ini akan dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik strategis sekaligus menjadi ikon Kota Sidoarjo.
“Yang saya terima dalam perencanaan berbeda dengan kondisi di lapangan. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Subandi usai rapat internal di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo.
Sejumlah temuan tersebut merupakan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Subandi pada Kamis (5/12/2025).
Salah satu sorotan utama adalah perbedaan desain dan spesifikasi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Alun-Alun Sidoarjo dan Pendopo sisi depan.
Menurut Bupati Subandi, desain PJU seharusnya diseragamkan seperti yang diterapkan di kawasan GOR Sidoarjo, guna menciptakan identitas visual kota yang konsisten dan tertata.
Pemkab Sidoarjo akan terus mengawasi proyek revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo secara ketat, menargetkan kontraktor menyelesaikan pembangunan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas.
Dengan selesainya proyek ini, Pemkab berharap masyarakat segera memanfaatkan Alun-Alun Sidoarjo secara optimal sebagai ruang publik yang nyaman, fungsional, dan mencerminkan karakter Kota Sidoarjo.
Red-sda-post