Rakorwasdes 2025.Bupati Subandi Apresiasi Desa Berprestasi

SIDOARJO, Sidoarjopost.com — Komitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengawasan Desa (Rakorwasdes) Tahun 2025 yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Senin (24/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo. H.Subandi, memberikan apresiasi kepada 10 desa yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola pemerintahan dan keuangan desa dengan predikat sangat memadai pada Tahun Anggaran 2024.

Melalui forum ini, Bupati Subandi juga menyampaikan arahannya kepada jajaran camat hingga perangkat kecamatan untuk fokus melakukan pendampingan intensif.

Hal ini khususnya ditujukan bagi desa yang masih masuk kategori merah, atau desa yang tata kelolanya belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.

 

Bupati Sidoarjo. H. Subandi Menyapa Para Kades Di Acara  Rakorwasdes 2025 Di Pendopo Delta Wibawa

Bupati Subandi menegaskan pentingnya perbaikan menyeluruh, mulai dari pengelolaan keuangan, aset desa, hingga administrasi agar seluruh desa dapat meningkat secara bertahap.

Pengawasan desa, menurut Subandi, tidak hanya sebatas menjalankan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, dan fokus pada pelayanan masyarakat.

Ia menekankan tiga fokus utama menuju desa antikorupsi, penggunaan dana desa harus tepat sasaran, pengelolaan keuangan wajib tertib dan patuh regulasi, serta setiap pembangunan desa harus memberikan manfaat nyata bagi warganya.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Inspektorat, saat ini terdapat 28 desa berkategori hijau, 195 desa kategori kuning, serta 95 desa kategori merah.

Evaluasi akan dilakukan secara triwulan guna memastikan adanya peningkatan berkelanjutan dari seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo.

Subandi berharap setiap aparatur desa memiliki integritas yang kuat dan selalu terbuka untuk belajar, berkonsultasi, dan berbenah bersama.

Bupati Sidoarjo. H. Subandi Secara Simbolis Berikan Penghargaan Kepada Para Kades 10 Desa Terbaik Pengelolaan Tata Kelola Desa Tahun 2024

10 Desa Terbaik Pengelolaan Tata Kelola Desa Tahun 2024

1. Waruberon – Balongbendo

2. Keboan Anom – Gedangan

3. Modong – Tulangan

4. Wadungasri – Waru

5. Simoketawang – Wonoayu

6. Simoangin-angin – Wonoayu

7. Trompoasri – Jabon

8. Kwangsan – Sedati

9. Bligo – Candi

10. Sidomojo – Krian

 

Selain menjadi desa berpredikat tata kelola sangat memadai, empat desa juga berhasil masuk nominasi Desa Antikorupsi, yaitu:

1. Kwangsan (Sedati)

2. Wadungasri (Waru)

3. Simoketawang (Wonoayu)

4. Trompoasri (Jabon)

Khusus Desa Kwangsan, desa tersebut kini juga menjadi nominator Desa Antikorupsi tingkat Provinsi Jawa Timur.

 

Hasil Evaluasi dan Indikator Penilaian

Inspektur Kabupaten Sidoarjo, Andjar Surjadianto, menjelaskan bahwa penilaian mencakup 318 desa dari 18 kecamatan dengan lima indikator utama berikut:

1. Penyusunan Rencana Anggaran Kas – 1%

2. Tata Kelola Keuangan TA 2024 – 65%

3. Kesesuaian SILPA – 1%

4. Pengadaan Barang dan Jasa Desa – 25%

5. Pengelolaan Aset Desa serta kontribusi BUMDes terhadap PADes – 6%

Dari hasil evaluasi, masih ditemukan sejumlah temuan yang perlu segera dibenahi. Mulai dari ketidaktepatan dokumen SPJ, pengelolaan aset desa yang masih belum optimal, hingga perlunya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Inspektorat pun telah menyusun program pendampingan dan sosialisasi khusus bagi desa-desa kategori merah agar pada evaluasi berikutnya mereka dapat naik kelas dan mencapai kategori yang lebih baik.

 

Red-sda-post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *