Sidoarjopost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kebut perbaikan jalan rusak. Melalui Dinas PUBMSDA, saat ini sedang memperbaiki 16 ruas jalan.
Selanjutnya, perbaikan dilanjutkan pada 25 ruas jalan yang masuk dalam daftar pekerjaan Dinas PUBMSDA Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menginstruksikan Dinas PUBMSDA dan seluruh camat memperbaiki jalan secara bersamaan.
Instruksi tersebut secara tegas disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Ruang Delta Wicaksana, Kantor Setda Sidoarjo, Rabu (18/2/2026).
Hadir dalam rapat tersebut seluruh camat dari 18 kecamatan se-Sidoarjo. Kasi Pembangunan. Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo turut hadir didampingi Kabid Jalan dan Jembatan.
Subandi menginstruksikan Dinas PUBMSDA dan seluruh kecamatan bergerak bersamaan agar perbaikan jalan rusak tuntas sebelum Lebaran.
Minggu ini, mulai 19 Februari 2026, Dinas PUBMSDA melanjutkan perbaikan di 25 ruas jalan. Langkah tersebut diimbangi dengan perbaikan jalan rusak di seluruh kecamatan melalui pelaksanaan PIWK sehingga pengerjaan berlangsung serentak.
“Saya minta pak camat, bu camat, karena minggu ini kita memperbaiki jalan di 25 ruas, termasuk yang tidak ada dalam daftar, tolong pihak kecamatan segera memperbaiki jalan di wilayah masing-masing,” pintanya.
Subandi menambahkan bahwa masyarakat Sidoarjo ingin perbaikan jalan selesai segera. Jalan berlubang tidak boleh dibiarkan berminggu-minggu.
Para camat diminta turun ke lapangan, memaksimalkan PIWK, dan fokus pada perbaikan jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat. Camat harus mengidentifikasi titik-titik jalan rusak dan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu serta memenuhi standar kualitas.
“Para camat harus segera bergerak dan bekerja maksimal dengan menerapkan PIWK agar perbaikan jalan tuntas tepat waktu,” ujarnya.

Subandi menekankan agar material perbaikan jalan berkualitas tinggi dan menggunakan aspal hotmix. Jenis aspal ini kuat, tahan lama, dan awet.
Selain itu, Subandi meminta Dinas PUBMSDA Sidoarjo menerapkan teknik overlay dengan menambahkan lapisan aspal baru di atas permukaan jalan lama. Teknik ini meningkatkan kekuatan dan ketahanan jalan sekaligus membuat jalan lebih awet.
“Setiap perbaikan jalan harus menggunakan aspal hotmix dan overlay agar kuat dan tahan 2–3 tahun, ini harus dilakukan,” pintanya.
Subandi juga menyampaikan bahwa penanganan kerusakan jalan provinsi sudah dikoordinasikan dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
Subandi meminta koordinasi tersebut kembali dilanjutkan oleh Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Kerusakan jalan provinsi juga harus menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo.
“Terkait jalan provinsi, kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Kadis PU Provinsi. Tolong dikondisikan, termasuk jalan di Balongbendo, agar segera ada perbaikan,” pintanya kepada Kadis PUBMSDA Sidoarjo, Mahmud.
red-sda-post