Pemkab Sidoarjo Renovasi Warung 2026, Anggaran Naik Rp10 Juta

Sidoarjopost.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menggulirkan Program Renovasi Warung Rakyat pada 2026. Sebanyak 400 warung rakyat dipastikan menerima bantuan perbaikan sebagai bagian dari 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

Program tersebut disosialisasikan kepada ratusan kepala desa di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (11/2/2026).

Sosialisasi dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Sidoarjo dan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati.

Fenny mengatakan program renovasi warung rakyat merupakan strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Sejak pertama kali diluncurkan, program tersebut dinilai mampu melampaui target sasaran.

“Program yang menjadi janji Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo ini insyaallah akan terus hadir selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Program tersebut ditargetkan berjalan selama lima tahun dengan total 2.000 warung rakyat direnovasi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, menjelaskan pelaksanaan tahun ini menggunakan skema berbeda dengan pembagian wilayah barat dan timur. Pada 2026, renovasi difokuskan di wilayah barat yang meliputi sembilan kecamatan.

Waru, Sedati, Gedangan, Buduran, Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Porong, dan Jabon. Sementara sembilan kecamatan lainnya dijadwalkan pada 2027.

Menurut Edi, masing-masing warung akan menerima anggaran maksimal Rp10 juta, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2025 yang sebesar Rp5 juta per unit.

“Perbedaan mendasar tahun ini adalah peningkatan anggaran menjadi Rp10 juta per warung,” kata Edi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, mensosialisasikan Program Renovasi Warung Rakyat 2026 kepada ratusan kepala desa di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (11/2/2026).

Tambahan anggaran itu untuk menutup kebutuhan perbaikan lain seperti instalasi listrik, atap, hingga plafon. Untuk warung di desa, anggaran dialokasikan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa, sedangkan warung di kelurahan melalui kecamatan.

“Nilai Rp10 juta tersebut sudah mencakup keseluruhan kebutuhan perbaikan,” ujarnya.

Pelaksanaan renovasi direncanakan berlangsung pada triwulan ketiga 2026. Diskopum akan melakukan pendampingan langsung guna memastikan program berjalan optimal.

Edi menegaskan program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan pembekalan lanjutan bagi pemilik warung agar lebih berdaya saing, termasuk fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pemilik dan pekerja.

“Nantinya akan ada pelatihan-pelatihan serta fasilitasi bantuan permodalan usaha melalui Kurda,” katanya.

 

red-sda-post