Pemkab Sidoarjo Perkuat Ekonomi Lokal Lewat BUMD

Sidoarjopost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama strategis dengan Bank Delta Artha sekaligus mendorong pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang lebih optimal.

Momentum ini ditandai dengan penyerahan Perjanjian Kinerja Kepala Daerah 2026 dan penandatanganan kerja sama pengelolaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), baik paruh waktu maupun penuh waktu, di Pendopo Delta Wibawa. Acara ini dihadiri pimpinan Bank Delta Artha dan sejumlah kepala OPD.

Direktur Utama Bank Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya sekedar layanan perbankan.

“Pengelolaan gaji P3K menjadi pintu masuk untuk memperluas inklusi keuangan aparatur dan memperkuat likuiditas bank daerah. Kami siap mendukung pembangunan ekonomi lokal secara nyata,” ujar Sofia, Senin (26/1/2026).

Selain layanan pengelolaan sistem payrol penggajian bagi P3K, Bank Delta Artha juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) bagi pelaku UMKM dengan bunga ringan 0,2 % per bulan.

Bank Delta Artha juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) untuk UMKM dengan bunga ringan 0,2% per bulan. Program ini diluncurkan 24 April 2025 oleh Bupati H. Subandi untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat ekonomi lokal.

Pada 2025, program ini telah menyalurkan dana sebesar Rp30,38 miliar kepada 940 pelaku UMKM melalui skema UMKM Naik Kelas, dengan subsidi bunga dari Pemkab agar angsuran tetap terjangkau.

Memasuki 2026, Program Kurda kembali hadir dengan target lebih banyak UMKM memperoleh modal usaha. Program ini dibagi menjadi dua skema:

Pinjaman hingga Rp10 juta tanpa jaminan, dengan syarat KTP Sidoarjo, domisili usaha jelas, dan surat keterangan usaha dari desa.

• Pinjaman di atas Rp10 juta dengan tambahan jaminan seperti BPKB, sertifikat rumah, atau dokumen penting lainnya.

Sofia Atmaja menambahkan bahwa Program Kurda memberikan kemudahan akses modal bagi UMKM.

“ Kami ingin memastikan para pelaku usaha mikro, terutama emak-emak, dapat mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga tinggi,” tambahnya.

Program Kurda diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan perekonomian keluarga khususnya emak-emak pelaku usaha mikro serta memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

 

red-sda-post