Bupati Subandi Takziah, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Dua Praja IPDN Sidoarjo

Sidoarjopost.com – Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama istri, Hj. dr. Sriatun, takziah ke rumah duka dua Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Kabupaten Sidoarjo yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Arteri Porong, Jumat (16/1/2026).

Kehadiran Bupati Subandi bersama istri, Hj. dr. Sriatun, menunjukkan kepedulian serta dukungan moril kepada keluarga korban.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga menyampaikan duka cita secara langsung atas musibah yang menimpa dua praja IPDN tersebut.

Di hadapan keluarga korban, Bupati Subandi menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memberikan penguatan agar keluarga diberi ketabahan.

“Yang sabar dan ikhlas, Pak, Buk. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khotimah,” ucap Bupati Subandi.

 

Bupati Sidoarjo H. Subandi bertakziah ke rumah duka Dua Praja IPDN korban kecelakaan maut di Sidoarjo, Jumat (16/1/2026).

Bupati Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo turut berduka atas wafatnya dua praja IPDN yang tengah menempuh pendidikan dan pengabdian.

Menurut Bupati Subandi, kedua praja IPDN tersebut merupakan generasi muda potensial yang dipersiapkan menjadi pamong praja dan calon pemimpin pemerintahan.

“Mereka adalah aset bangsa yang sangat berharga, khususnya bagi Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.

Meski berpulang di usia muda, Bupati Subandi mengaku bangga atas semangat pengabdian dan dedikasi yang telah ditunjukkan keduanya.

“Semoga semangat pengabdian mereka dapat diteruskan oleh Praja IPDN Sidoarjo lainnya,” pungkasnya.

 

Motor Honda Megapro W-5596-QL milik dua Praja IPDN asal Sidoarjo terlibat kecelakaan maut diduga tabrak lari di Jalan Arteri Porong, Kamis (15/1/2026) sore.

Sementara itu, dua korban masing-masing Adinata Ali Putra Rizqullah (23), warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, dan Adzra Sybil Alvina (23), warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo.

Keduanya merupakan Praja IPDN Jatinangor Angkatan XXXIII yang saat itu tengah menjalani penugasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sekaligus menyelesaikan tugas akhir penyusunan skripsi. Diketahui, Adzra Sybil Alvina merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar.

Kapolsek Porong Kompol Madya Wiraaji Kusuma menjelaskan bahwa kecelakaan maut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 16.10 WIB di Jalan Arteri Porong arah Surabaya-Malang, tepatnya di selatan lampu lalu lintas Desa Pamotan, Kecamatan Porong.

Saat kejadian hujan deras mengguyur lokasi, dua praja IPDN berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Megapro bernopol W-5596-QL.

Sebuah kendaraan roda empat menabrak motor korban lalu melarikan diri. Benturan keras menyebabkan kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kompol Madya Wiraaji Kusuma menyatakan bahwa polisi segera mendatangi lokasi usai menerima laporan masyarakat.

“Petugas langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tabrak lari tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di sepanjang Jalan Arteri Porong.

 

red-sda-post